Muse Indonesia Akan Tayangkan Versi Uncensored Tokyo Revengers

Anime Spring 2021 dengan hype luar biasa, terlebih di Indonesia? Ini jelas mengarah pada serail garapan studio LIDENFILMS, Tokyo Revengers. Menggabungkan konsep “berandalan” dan time-leep ke dalam fokus cerita utamanya, anime yang diangkat dari manga karya Ken Wakui ini sukses mencuri hati banyak orang, bahkan sejak pemutaran pre-on air di Muse id dan terus menduduki trending YouTube Indonesia setiap episode terbarunya dirilis.

Satu yang “sempat” sangat disayangkan oleh banyak fans adalah sensor yang diterapkan pada scene tertentu dengan tujuan menutupi simbol Toman. Terlebih setelah mengetahui bahwa penerapan itu berasal langsung dari perusahaan produksi untuk penonton di luar Jepang.

Platform Crunchyroll bahkan mengaku bahwa mereka dilarang keras mengeditnya, semakin menumbuhkan kekhawatiran jika adaptasi anime telah mencapai bagian dari konflik penting yang mengharuskan semua anggota Toman bertarung dengan menggunakan seragam persatuan mereka yang menampilkan simbol geng.

Untungnya penyensoran tersebut tidak akan berlangsung lebih lama lagi, karena baru-baru ini Muse Asia dan Muse Indonesia datang dengan kabar gembira. Lewat laman YouTube Community dan Facebook resminya diumumkan bahwa Tokyo Revengers akan ditayangkan dengan versi Uncensored atau tanpa sensor, dan itu akan dimulai dari episode 8 nanti.

Tidak hanya itu, episode 1 hingga 7 anime juga akan mendapatkan versi full dan siap ditayangkan pada 28 Mei, mulai hari Jumat nanti. Pihak Muse Indonesia juga menyampaikan bahwa ini semua dapat terwujud berkat dukungan para penggemar.

“Sesuai janji kami pada live stream 2 minggu yang lalu, kami akan usahakan untuk menayangkan Tokyo Revengers tanpa sensor…

dan ternyata, berkat dukungan kalian semua, akhirnya pihak Jepang menyetujui penayangan Tokyo Revengers tanpa sensor di Muse Indonesia mulai episode 8, hari Minggu nanti!”

Untuk memahami situasi sebelumnya, perlu diperhatikan bahwa nama geng di Jepang adalah “Tokyo Manji Gang”, yang dalam bahasa Jepang ditulis “東京 卍 會”, menggunakan swastika (卍) untuk penulisannya.

Simbol ini adalah alasan mengapa cukup beberapa scene harus disensor di luar Jepang karena dapat dengan mudah disalahartikan dengan swastika (que), yang umumnya dikaitkan dengan Nazisme, meskipun keduanya sama sekali berbeda.

Tokyo Revengers adalah anime yang diadaptasi dari serial manga yang ditulis dan diilustrasikan eleh Ken Wakui, dirilis di Weekly Shounen Magazine milik Kodansha sejak Maret 2017 lalu. Kodansha menerbitkan volume kompilasi kedua puluh satu pada Februari 2021, diikuti oleh volume kedua puluh dua pada April 2021 di Jepang.

Source
Muse Indonesia FP

Adblock Detected

Matikan Adblcoknya ya ^_^