Fans Ngamuk Tak Bisa Nonton Versi Uncensored Shuumatsu no Harem

Anime dewasa paling diantisipasi tahun ini, Shuumatsu no Harem akhirnya ditayangkan sejak 7 Januari di stasiun televisi Jepang dan platform streaming seperti Crunchyroll. Namun, alih-alih senang dengan ketersediannya di layanan streaming legal, para penggemar justru mengaku tak puas karena tidak dapat menonton versi uncensored (tanpa senror) anime.

Berbeda dengan versi yang diputar di televisi Jepang (AT-X), anime Shuumatsu no Harem di Crunchyroll hanya memiliki satu versi, yakni versi sensor. Jadi penonton tidak akan bisa melihat scene khusus, fan service atau bagian tubuh tertentu dengan leluasa karena banyak mengandung sensor di dalamnya.

Fans jelas tak menerima kebijakan platform tersebut karena mereka telah mengeluarkan uang untuk membayar biaya berlangganan dan tidak mendapatkan tayangan uncensored. Ditambah nilai jual utama dari anime ecchi sendiri adalah visual erotis dan fan service pada konten yang ia muat.

Jadi tidak mengherankan bila banyak diantara pengguna yang merasa kecewa, tidak sedikit juga diantara mereka yang meluapkan rasa kesalnya dengan ngamuk memberikan komentar kasar, buruk, dan memberikan rating sangar rendah. Anime World’s End Harem hanya mendapatkan rating rata-rata 2,3 di Crunchyroll, dari rating tertinggi 5.

Berikut beberapa kritik dari pengguna:

  • “Mengapa jika mereka (Crunchyroll) memiliki opsi untuk “Aktifkan Konten Dewasa”, mereka pergi dan membeli lisensi edisi yang disensor ini? Tidak masuk akal jika mereka membawa versi sensor anime yang menjual ecchi-nya, tolol!”
  • “Semuanya disensor. Aku membayar untuk Berlangganan Premium di sini, tetapi itu pun tidak cukup untuk mendapatkan versi tanpa sensor. Manganya bagus, tetapi jika platform mendistribusikannya disensor, satu-satunya hal yang mereka lakukan adalah memengaruhi reputasi mereka.”
  • “Ayo tunjukkan ke Crunchyroll bahwa kita tidak akan mengikuti permainan bodoh mereka. Tidak ada yang menonton serial ini di sini, pergi ke situs ilegal mana pun yang Anda tahu. Hanya dengan begitu mereka akan mengerti bahwa keputusan mereka bodoh.”
  • “Aku menyarankan semua orang untuk mencari anime Shuumatsu no Harem tanpa sensor di situs ilegal mana pun yang Anda tahu. Mengapa menyensor serial yang ditopang oleh ketelanjangannya? Aku menonton episode pertama di situs eksternal yang tidak disensor, dan jelas perasaan itu benar-benar berbeda.”
  • “Aku tidak mengeluh karena tidak dapat melihat ketelanjangan yang berlebihan. Seluruh anime ini adalah tentang itu. Namun, yang benar-benar menggangguku adalah kenyataan bahwa untuk layanan berbayar, aku mendapatkan versi sensor. Aku membayar Layanan Premium dan itu memberiku akses ke seri ini segera setelah ditayangkan. Ini semacam inti dari layanan berbayar, “lihat dulu” “tidak ada iklan”, bla bla. Tapi nyatanya, bukan beberapa hal pasca-produksi yang diedit yang Anda sediakan untuk pengguna yang membayar. Jika Aku menginginkan hal yang nyata, aku tidak mendapatkannya di sini. Hanya dengan 2 detik pencarian di Google dan aku bisa mendapatkan episode pertama secara gratis dan Uncensored. Jadi untuk apa aku benar-benar membayar? Jika Anda tidak ingin menunjukkan ketelanjangan, maka buat opsi sialan untuk bajingan seperti manajer Anda yang tidak ingin melihat payudara, sambil membiarkan kita semua menikmati sepuasnya.”
  • “Bagaimana mereka bisa melihat sensor invasif seperti itu dan berpikir bahwa pelanggan mereka akan menerimanya dengan baik? Atau apakah manajer mereka sangat brengsek sehingga mereka pikir kami pelanggan tidak tahu bahwa ada anime World’s end Harem versi tanpa sensor? Begitu bodohnya mereka yang bertanggung jawab?”
  • “Aku merasa sangat bodoh karena membayar konten yang disensor. Luar biasa.”
  • “Dibeli oleh Funimation dan sekarang meniru praktik mereka. Jangan pernah lupakan apa yang mereka lakukan untuk anime Ishuzoku Review, mereka membuatku kesal, hanya membeli omong kosong populer pertama yang mereka temukan, tetapi ketika mereka mengetahui tentang kontennya, mereka menayangkannya dengan sensor.”
  • “Bayangkan membayar langganan bulanan, berusia di atas 18 tahun dan mengaktifkan opsi “Konten Dewasa” di platform menyebalkan ini, dan masih harus melihat versi sensor karena orang-orang puritan yang menyebalkan takut melihat puting susu.”

Anime Shuumatsu no Harem ditayangkan perdana pada 8 Oktober 2021, namun mengalami penundaan karena pengeditan ulang dan ditayangkan kembali dari episode pertama pada 7 Januari. Muse Indonesia telah mengumumkan pada September 2021 bahwa mereka telah mengamankan lisensi anime, rencanya baru akan tersedia di layanan streaming iQiyi pada 15 Januari 2022.

Via
Kudasai
Source
Crunchyroll

Adblock Detected

Matikan Adblcoknya ya ^_^