Terbatasnya Sumber Daya, Kreator Muv-Luv Alternative Merasa Tidak Puas dengan Adaptasi Anime

Anime yang diadaptasikan berdasarkan frachise game Muv-Luv (visual novel), Muv-Luv Alternative, telah memulai distribusinya baik di Jepang dan laur Jepang sejak 6 Otkober.

Sang kreator yang juga merupakan CEO dari AGE Developer, mengungkapkan ketidakpuasaan atas produksi adaptasi anime tersebut. Ia juga mendapat banyak keluhan dari para penggemar setelah penayangan episode perdananya.

Menurut sang kreator, Kouku Yoshimune, ketidakpuasan akan adaptasi anime Muv-Luv Alternative dipengaruhi oleh terbatasnya sumber daya produksi anime yang diizinkan. Ia pun berkomentar melalui video yang dibagikan oleh akun youtube AGE Developer.

“Terkecuali episode pertama, aku tidak begitu terlibat didalam produksi anime untuk episode kedua dan ketiga. Melihat kelalaian yang ada, aku seperti ‘yah begitulah adanya’.

“Mungkin para tim produksi yang terlibat berfikiran bahwa anime ini hanya terdiri dari 1 arc, mengingat Komaki telah ditampilkan di episode pertama dan bisa saja semuanya diakhiri disini. Aku pun tidak mengharapkan mereka untuk menutupi sampai arc Pulau Sado”

Ia kembali menambahkan, “Aku tidak menyalahkan mereka karena menghilangkan seluruh scene tes keterampilan perang umum di episode ketiga. Jika kita mengikuti cerita aslinya, akan ada scene pelatihan pesawat taktis dan juga badai salju di episode selanjutnya, jadi layak untuk ditonton…”

“Dan sejujurnya aku kira mereka ingin menunjukkan scene tersebut karena scene itulah yang menarik. Tetapi, lagi-lagi, mereka melakukan perubahan seperti mengubah kostum pilot menjadi senjata asli untuk mengurangi bobot gambar dalam produksi anime.”

“Kupikir keputusan terbatasnya sumber daya dibuat demi menjaga kualitas animenya. Kerena jika mereka ingin menampilkan scene pertempuran seperti karya aslinya, mereka mungkin harus melakukan secara keseluruhan scene, dimana hal tersebut semakin mengurangi kualitasnya. Seperti yang diketahui bahwa season ini terdiri dari banyak anime bagus dan juga genre mecha.”

“Tentu hal tersebut menyebabkan adanya persaingan yang ketat. Aku membayangkan para animator Muv-Luv Alternative: The Animation harus memilih dengan sumber daya yang terbatas.”

Bagi Yoshimune, terlepas dari ketidakpuasan yang ia rasakan namun semua yang dilakukan oleh tim produksi merupakan keputusan yang tepat.

Dia juga menambahkan bahwa hal yang wajar bagi penggemar karya asli mengeluhkan jika adaptasi tidak sesuai atau bahkan mengecewakan, namun ia mengingatkan kepada para penggemar untuk tidak menyalahkan tim produksi atas hasil kerja adaptasi anime.

MUV-Luv Alternatif: The Animation berkisah Takeru yang terbangun 3 tahun setelah terjadinya “Unlimited” untuk menemukan dirinya di kamarnya lagi. Meskipun ia pertama kali berpikir bahwa peristiwa “Muv-Luv Unlimited” hanyalah mimpi belaka, namun ia segera menyadari ada sesuatu yang salah dan dikirim kembali ke masa lalu, ke awal peristiwa “Unlimited”.

Karena tidak mau menerima peristiwa yang terjadi, Takeru memutuskan untuk membantu Profesor Kouzuki menyelamatkan Bumi dan umat manusia, menghancurkan kemajuan Alternatif IV yang misterius, dan dengan demikian membatalkan akhir dari Unlimited.

Source
Yaraon

Adblock Detected

Matikan Adblcoknya ya ^_^