Mangaka Kaguya-sama: Love is War Tidak Mengharapkan Salah Satu Adegan pada Manga Dianimasikan ke Season 3

Sebuah serial anime romcom populer yang diadaptasikan berdasarkan manga milik Aka Akasaka, Kaguya-sama: Love is War, menimbulkan berbagai interpretasi dikalangan para penggemar pada chapter 110 yang rupanya telah dianimasikan sebagai video promosi untuk season 3 anime. Sang kreator pun membagikan tanggapannya melalui akun twitter miliknya.

“Saat membuat serialisasi Kaguya-sama: Love is War, saya tidak berharap cerita ini akan dianimasikan”

Dalam panel chapter 110, ditampilkan Chika Fujiwara yang mengomentari mengapa para karakter anime atau manga, khususnya karakter wanita, memiliki mata dan dada yang besar, lalu wajah yang mungil serta suara seperti anak kecil. Sehingga timbul berbagai pendapat dikalangan penggemar.

Sebagian menanggapi bahwa panel tersebut hanya bentuk sarkas Fujiwara semata (walaupun itu jelas menggambarkan dirinya sendiri), sementara yang lain menanggapi bahwa panel tersebut merupakan bentuk kritikan untuk industri manga dan anime.

Kaguya-sama Love is War telah menginspirasi dua season adaptasi anime yang masing-masing dirilis pada Januari 2019 dan April 2020 yang diproduksi oleh studio A-1 Pictures. Melihat antusias penggemar sangat tinggi, adaptasi OVA akhirnya di buat pada tahun 2021 dengan season 3 yang dikonfirmasi akan tayang pada April 2022.

Serial ini berkisah tentang dua murid yang saling menunggu untuk diungkapkan perasaan. Ego yang terlalu tinggi diantara Miyuki Shirogane dan Kaguya Shinomiya membuat kisah percintaan mereka harus menunggu lebih lama untuk dapat berlayar. Mereka memegang prinsip bahwa yang pertama kali jatuh cinta dan mengungkapkan perasaan adalah pihak yang kalah, sementara baik Shirogane maupun Shinomiya tidak ingin mendapt gelar sebagai pihak yang kalah

Akasaka mulai merilis manga Kaguya-sama: Love is War di majalah Miracle Jump milik Shueisha pada Mei 2015. Pada tahun 2016 manga diputuskan untuk pindah ke majalah Weekly Young Jump. Penerbit merilis volume kompilasi ke-20 pada 19 November di Jepang. Menurut penulis, karyanya kini telah memasuki vase “home stretch”.

seira

A freelancer writer, translator, and shipper on a big canon

Adblock Detected

Matikan Adblcoknya ya ^_^