Ga Semua Anime Isekai Itu Sama | Jiisan Thoughts

Isekai, salah satu genre anime yang lebih dari 2 dekade menghiasi media entertainment Jepang. Genre tersebut menjadi ruang bagi para penonton untuk melihat dan menikmati imajinasi para penulis dengan gaya (Animated).

Jika ditelusuri lagi tentang Anime Isekai pertama yakni anime Seisenshi Danbain yang dirilis pada tahun 1983 dan mungkin untuk kaum muda yang tidak terlalu familiar dengan anime ‘jadul banget’, konsep isekai juga diterapkan pada anime InuYasha, Digimon Adventure, dan mungkin yang paling berkesan adalah Spirited Away.

Ga Semua Anime Isekai Itu Sama | Jiisan Thoughts
Spirited Away (2001)

Anime yang sudah disebutkan sebelumnya adalah anime yang memiliki unsur isekai dan bisa ditemukan pada jalan ceritanya sebagai salah satu unsur utama dalam jalan ceritanya.

Meskipun perilisan anime isekai sempat mengalami penurunan kepopuleran pada awal-awal abad ke 20, tapi tidak lama setelah itu genre isekai mulai muncul kepermukaan lagi pada tahun 2012 yakni pada saat diadaptasikannya Sword Art Online menjadi Anime.

Ga Semua Anime Isekai Itu Sama | Jiisan Thoughts

Tidak bisa dipungkiri bahwa Sword Art Online adalah salah satu anime yang memulai kembali kepopuleran anime bergenre Isekai terkhusus di Indonesia (ditambah lagi pada saat itu provider koneksi internet sudah banyak bermunculan dan warnet makin terjangkau) jadi semakin mempermudah para Otaku Indonesia dalam menikmati Anime.

Dinilai sebagai ladang yang subur karena peminatnya banyak, akhirnya mulai bermunculan manga yang bertemakan Isekai untuk diadaptasi menjadi anime, tetapi pada akhirnya tidak semua yang berhasil diadaptasikan menjadi anime itu memiliki kesan yang baik untuk para penontonnya.

Ga Semua Anime Isekai Itu Sama | Jiisan Thoughts
Anime Isekai wa Smartphone to Tomo ni (2017)

Salah satu contohnya adalah Isekai wa Smartphone to Tomo ni, gaada dendam sama MC yang dikelilingi oleh gadis cantik, sebagai anime isekai yang memulai karirnya semenjak awal dirilisnya novel pada tahun 2013 hingga light novel pada tahun 2015 dan bahkan memiliki manga yang dirilis pada tahun 2016 hingga pada akhirnya diadaptasikan menjadi anime ditahun 2017.

Seri Isekai wa Smartphone to Tomo ni memiliki rekam jejak yang bagus dalam perkembangan adaptasi dari novel hingga manga, yang membuat penulis berfikir bahwa anime yang akan muncul bisa sebagus dengan keberhasilannya dalam meraih 2 kali adaptasi mulai dari novel, light novel sampai manga.

Tetapi tidak, pada awal cerita memang dapat dimaklumi untuk seorang character dari dunia normal pindah ke dunia lain dengan cara meninggal tersambar petir dan sebagainya, hingga pada akhirnya memasuki alur plot utama dimana yang penonton dapatkan hanyalah seorang pemuda bernama Touya sebagai Main Character dari anime tersebut memiliki kemampuan yang overpowered berasal dari dewa bahkan memiliki smartphone.

Pada episode pertama penulis berfikir mungkin benefit pada Main Character seperti yang sudah disebutkan di atas akan memberikan perkembangan cerita nan menarik. Tidak juga justru hal-hal tersebut berujung pada kekecewaan para penontonnya, dimana Main Character hanya menghadapi tantangan yang ngga jelas dan misi utamanya seperti hanyalah menggoda semua perempuan yang sempat berkenalan dengannya.

Ga Semua Anime Isekai Itu Sama | Jiisan Thoughts

Masih banyak anime isekai yang sebenarnya bisa disamakan dengan Isekai wa Smartphone to Tomo ni, contohnya Do You Love Your Mom And Her Two-Hit Multi-Target Attacks?, Hyakuren no Haou to Seiyaku no Valkyria, dan masih ada beberapa lagi yang mungkin kalian sudah temukan.

Berdasarkan dengan apa yang sudah kita dapatkan dari Anime Isekai awal tahun 2000an seperti contohnya anime Spirited Away sangat terlihat perbedaan kualitas dari kisah yang dipresentasikan.

Tetapi tidak dapat dipungkiri juga bahwa masih ada yang bisa menikmati Isekai wa Smartphone to Tomo ni, kembali lagi bahwa pendapat penulis berasal dari pemikiran pribadi dan berbagai pendapat penonton setelah menonton anime tersebut yang bisa penulis temukan diberbagai forum.

Hoshino

Hoshino, sering kali dipanggil 'no' di Internet atau 'jo' di real life.

Adblock Detected

Matikan Adblcoknya ya ^_^