Ide Dari Konsep 86: Eighty-Six Terinspirasi Dari Perang Timur Tengah

Malam minggu yang lalu, adaptasi anime dari light novel 86: Eighty-Six, yang ditulis oleh Asato Asato, telah ditayangkan. Perlu diketahui bahwa Asato pernah di interview pada tahun 2017 dalam sebuah majalah, di mana dia mengungkapkan tentang bagaimana kecintaannya terhadap genre Mecha dan mendapatkan ide untuk konsep dari serial ini.

Asato mengungkapkan selama wawancara bahwa ia dilahirkan dalam keluarga yang menyukai genre mecha, itulah sebabnya niatnya selalu ingin menulis genre ini. Faktanya, dia mencatat bahwa satu-satunya anime shoujo (demografis yang akan menargetkannya) adalah Magic Knight Rayearth, yang sebenarnya juga menampilkan mecha.

Asato berkomentar bahwa selain kecintaannya pada mecha, dia juga besar dengan franchise seperti Black, Matrix, dan Final Fantasy. Jadi ketika dia mengikuti kontes yang diadakan penerbit Dengeki Bunko, yang hadiahnya adalah publikasi langsung dari karya terpilih, dia tidak yakin apakah akan berhasil, namun pada akhirnya ia memutuskan untuk melakukannya.

Diakhir, Asato mengungkapkan bahwa ide untuk konsep 86: Eighty-Six datang kepadanya pada suatu kesempatan ketika dia membaca berita tentang penggunaan drone dalam perang di Timur Tengah.

Asato Asato mulai menerbitkan light novel 86: Eighty-Six pada April 2017 melalui Rumah Penerbitan Dengeki Bunko milik Kadokawa. Shirabi (Musaigen no Phantom World) dan artis I-IV (Aldnoah.Zero, Re: Creators) bertanggung jawab atas ilustrasinya. Adaptasi anime yang diproduksi oleh A-1 Pictures dan Shirogumi Studios, disutradarai oleh Toshimasa Ishii dan skrip yang ditulis oleh Toshiya Ono. Anime ini juga tersedia di platform streaming iQIYI dengan subtitle bahasa Indonesia.

Adblock Detected

Matikan Adblcoknya ya ^_^