GEM Partners: Kimetsu no Yaiba Adalah Kunci Dalam Mencegah Turunnya Pendapatan Bioskop Jepang Pada Tahun 2020

Sebuah perusahaan pemasaran Jepang – GEM Partners, yang berfokus pada industri hiburan, mempublikasikan “Laporan Kinerja Industri Film” di Jepang pada tanggal 19 Maret. sebuah analisis yang menampilkan tentang keadaan terkini industri film di Jepang dan dampak pandemi.

Pada tahun 2020, dampak dari pandemi memaksa bioskop mempersingkat jam buka dan harus menutupnya di beberapa daerah. Siapa yang mendorong pasar film box office dalam situasi yang begitu sulit? Laporan yang telah dilakukan GEM sejak tujuh tahun ini akan mengungkapkannya.

Grafik di atas menunjukkan persentase penonton yang pertama kali menonton film yang diproduksi di Jepang, kemudian film luar negeri, dan terakhir film yang dirilis ulang. Grafiknya sendiri dipisahkan antara produksi live action dan produksi animasi. Selain itu, garis hitam menunjukkan persentase yang diperoleh pada tahun sebelumnya.

Pada tahun 2020 kategori “Film anime Jepang” memiliki persentase penonton tertinggi, dengan peningkatan signifikan dua belas poin dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini dikaitkan dengan penayangan film Kimetsu no Yaiba: Mugen Ressha-hen, yang diputar sejak 16 Oktober 2020 dan menjadi film dengan pendapatan kotor tertinggi dalam sejarah Jepang.

Di sisi lain, kategori “Film luar negeri”, baik live action maupun animasi, mengalami penurunan akibat penundaan dikarenakan pandemi COVID-19.

Sementara peningkatan dalam “Film anime Jepang” cukup signifikan, perlu dicatat peningkatan dari 3,7 menjadi 8,5 poin dalam kategori “Film Klasik (Rilis Ulang)”, menjadikannya kategori terbaik kedua dalam hal peningkatan di tahun 2020.

GEM Partners mencatat bahwa data tersebut diperoleh melalui survei tahunan konsumen. “Ada kemungkinan untuk menyimpulkan bahwa selama isolasi mandiri karena pandemi, orang-orang yang biasanya menghadiri pemutaran perdana jauh lebih termotivasi pada tahun 2020,” jelas laporan itu.

Terakhir, perusahaan memperoleh informasi antara tanggal 23 dan 24 Januari 2021 dengan mengumpulkan 9.495 penonton yang menghadiri bioskop pada tahun 2020. Laporan tersebut juga tersedia dalam versi cetak di Jepang.